Berita Seputar Kembang Latar

Tuesday, April 13, 2010 ·



Tiga Kader Kembang Latar Siap Duduki Kursi Legislator
| Oleh : Wahyu Ronal |
| Monday, 24 November 2008 |

Tiga Kader Kembang Latar Siap Duduki Kursi Legislator
Jakarta, SPB
Kembang Latar organisasi Massa yang banyak melahirkan kader kader berkualitas dalam dunia politik, kini semakin gencar memberikan pembekalan kepada para anggotanya untuk mensukseskan dan meloloskan para calon legislatornya. H. Bahyudin atau yang akrab disapa Haji Black mengatakan kepada SPB bahwa kesiapan Kembang Latar sudah tidak dapat diragukan lagi. " Kami sangat yakin para kader kami yang menjadi calon legislator ini bisa meraih suara signifikan," tandasnya.
Seperti berita sebelumnya bahwa Ormas Kembang Latar dalam pemilu 2009 telah menempatkan tiga kader terbaiknya untuk menjadi calon legislator untuk pemilihan DKI Jakarta, " itu baru yang di Jakarta, belum lagi beberapa kader yang menjadi caleg di daerah Tanggerang, Bogor dan Juga Bekasi kami tentunya akan berjuang habis habisan mendukung mereka.


Sebagai ormas Kembang Latar memiliki militansi yang sangat tinggi, rasa memiliki dan rasa kebersamaan sangat kuat sekali. Biasanya setiap caleg harus merogoh kocek dalam dalam demi mensponsori Ormas, seperti pengadaan bendera, banner ataupun sekedar kaos. Akan tetapi hal yang sangat berbeda berlaku di Kembang Latar, yang mana setiap anggotanya harus membeli semua atribut dengan uang sendiri. " Kembang Latar bukan organisasi seperti yang kebanyakan sudah ada, kebanyakan organisasi yang lain itu terima bersih saja, tapi kami semua swadaya dan membeli sendiri semua atribut, ungkapnya kepada SPB.
Kembang Latar yang sudah memiliki puluhan sektor di Jabodetabek pada pemilu legislatif mengusung beberapa nama untuk pemilihan Jakarta. Kader kader kami seperti Presada Ginting, Vivi Effendi, Ruslan Amsari (Iyus). " kami akan berjuang habis habisan dengan militansi kami demi lolosnya para kader kami menjadi anggota Legislator.
Ketika ditanyakan mengenai Presada Ginting Caleg Partai Patriot untuk DPRD Dapil Jakarta Selatan, H.Black mengatakan bahwa Presada atau yang akrab disapa Bang Sada adalah salah satu kader yang memiliki kualitas yang tidak bisa diragukan. selain itu, Bang Sada adalah salah satu pendiri Kembang Latar dan menjadi pengurus harian Kembang Latar. 'Kami akan mendukung penuh Bang Sada menuju kursi DPRD mengenai dia memiliki jariangan lain diluar Kembang Latar kami tidak tahu. Tapi yang jelas Bang Sada adalah salah satu kader terbaik kami, " tegasnya kepada SPB.
mengenai Vivi Effendi menurut Haji Black, vivi adalah bendahara Kembang Latar, selain itu Vivi adalah sosok wanita yang berjiwa sosial tinggi, dan sangat perduli dengan lingkungan. Menurutnya Vivi sangat prihatin dengan kondisi Jakarta yang tidak pernah lepas dari masalah Banjir. Vivi yang akan bertarung menjadi anggota DPD menurut Haji Black punya kans besar untuk dapat terpilih seperti halnya Ruslan Amsary Sekjend Kembang Latar yang akan dicalonkan oleh Partai Demokrasi Pembaruan (PDP) menjadi salah satu calon anggota DPRD.
Mengenai program pemenangan bagi terpilihnya para kader Kembang Latar, Haji Black mengatakan bahwa konsoloidasi sudah dilakukan dari tingkat sektor sampai dengan pusat.. Beberapa program yang sudah sering dilakukan adalah program yang lebih mengarah masalah sosial dan olahraga.
Kembang Latar yang belum lama ini mengadakan acara halah bihalal yang dihadiri para tokoh politik, ulama seperti Kyai Sejuta Umat Zaenuddin MZ, seakan semakin menasbihkan bahwa Kembang Latar adalah salah satu Ormas yang sangat diperhitungkan dalam dunia sosial maupun politik.
Dalam agenda kedepan Haji Black mengatakan, bahwa Kembang Latar akan melakukan turnamen Futsal antar sektor. Menurut Haji Black diadakannya turnamen futsal tersebut adalah untuk mempererat persatuan para anggota Kembang Latar, selain melakukan konsolidasi menuju perhelatan pemilu 2009.
Pada Hari minggu 23 November 2008, Kembang Latar meresmikan sektor terbaru, yaitu sektor 27 di SD III Pondok Pinang, Jakarta Selatan yang diketuai oleh Syaiful Rojali Isman. Haji Black berharap dengan bertambahnya sektor sektor baru tersebut akan mendongkrak suara dari para Kader kader Kembang Latar yang akan bertarung pada pemilu 2009 nanti.
Haji Black mengjimbau kepada seluruh jajaran pengurus di Kembang Latar, seluruh sektor dan para anggotanya untuk terus melakukan konsolidasi total baik internal maupun eksternal karena pemilu sudah didepan mata. (Wahyu/Ronal)




Organisasi Jangan Cuma Jadi Ajang Kumpul Kumpul
Jakarta,KL
Diposkan : Wahyu SPB

Tampaknya eksistensi dari Ormas Kembang Latar semakin terlihat menguat, Ormas multi etnis dan berbagai macam suku ras dan agama ini semakin berkibar saja semenjak beberapa sektor yang Kembang Latar mengadakan pemilihan ketua sektor terbaru. Setiap ada perhelatan pemilihan baru acap kali pula puluhan ribu kader maupun simpatisan memenuhi daerah tersebut. Seperti halnya apa yang terlihat pada pelantikan pengurus baru Kembang Latar Sektor Rempoa, Tangerang Selatan ini. Pelantikan yang terlihat megah dan wah ini jelas sangat meyiratkan bahwa ormas tersebut adalah sebuah ormas yang sudah cukup mapan.
Dalam sambutan pelantikan pengurus sektor Rempoa, H. Bahyudin Ketua Umum kembang Latar Mengingatkan kepada pengurus pusat, seluruh sektor dan seluruh kader kader Kembang Latar untuk tidak melupakan sejarah dari mana Kembang Latar itu berangkat. " Kembang Latar berangkat dari paguyuban hingga menjadi ormas harus mempunyai keseragaman, artinya seluruh pengurus dari pengurus pusat sampai ketingkat sektor harus mengikuti peraturan peraturan dan aturan main dari organisasi dan jangan pernah sekali kali menyimpang dari aturan aturan organisasi, tandasnya.
Sementara itu Sudiar, ST ketua Pelaksana dalam pelantikan tersebut mengatakan kepada SPB, bahwa sejarah berdirinya Kembang Latar itu terbentuk pada tahun 1991 dan secara kebetulan pula dibentuknyapun di Rempoa hingga menurutnya pelantikan pengurus inipun sangat spesial sekali, karena seluruh tokoh tokoh pendiri Kembang Latar turut hadir. Sudiar ayah dari 3 orang putri dan alumnus Institut Teknologi Indonesia (ITI) mengakui Kembang Latar Sektor Rempoa lebih mengedepankan keterbukaan, open manajemen. " Kembang Latar itu tidak pernah memandang suku, ras maupun agama, hakekatnya Kembang Latar itu Ormas multi etnik dan multi agama. Kami disini berkumpul semua dan bersama berbicara dan mengesampingkan semua perbedaan yang ada, kalaupun ada perbedaan paling juga hanya seputar masalah mufakat dan hal itu sudah biasa dialam demokrasi ini dan yang terpenting dari perbedaan tersebut tidak dijadikan alasan untuk sebuah konflik,semua masalah bisa kami selesaikan secara musyawarah dan kekeluargaan. di Sektor Rempoa ini banyak sekali pengurus maupun anggota Kembang Latar yang berasal dari kalangan akademisi, dan kami kami tidak merasa ekslusif disini," ungkapnya.
Sudiar berharap Kembang Latar bisa berkembang lebih besar lagi, arah dan tujuannya jelas. " Janganlah organisasi ini cuma dijadikan tempat kumpul kumpul saja akan tetapi melainkan menjadi tempat visi dan misi serta tujuan yang akan dicapai. seperti apa program kerjanya, yang baik dan harus dirancang dengan sebaik baiknya, hal ini sangat perlu sekali agar kedepan bisa berbakti kepada bangsa dan negara,kader juga harus bisa dipertanggungjawabkan besarnya Kembang Latar itu dari Sektor dan jika nanti program kerjanya tidak jelas nanti bisa ketinggalan oleh Ormas Ormas lain," tandasnya.
Mantan aktivis Mahasiswa 98 ini menambahkan, menjelang pemilu dalam hal ini pemilu legislatif kembang Latar Sektor Rempoa membebaskan kepada selruh pengurus dan anggota untuk memilih Calon legislatif DPR RI, akan tetapi menurutnya untuk pemilihan caleg DPRD, dirinya mengakui bahwa sektor Rempoa sudah memiliki calon kuat yang akan diusungnya. " Untuk pemilihan calon anggota DPR RI kami membebaskan siapa yang akan dipilih, akan tetapi untuk calon anggota DPRD kami sudah memiliki putra terbaik Rempoa yang nantinya akan kamu dukung. Prinsipnya jika ada putra terbaik rempoa yang maju, kenapa tidak kami dukung dia. Kalau dia naik paling tidak dia akan memprioritaskan Rempoa dan memberikan yang terbaik kepada daerah asal pemilihannya. Ini bukan hanya sekedar himbauan saja akan tetapi sebuah dukungan moril kepada caleg putra terbaik Rempoa. Tapi disini semua saya kembalikan kepada rekan rekan pengurus maupun seluruh kader kembang Latar di Rempoa.
Lebih lanjut Sudiar berharap kedepan agar caleg dari Rempoa jika kedepan terpilih menjadi anggota Dewan, bisa memperhatikan lebih daerahnya khususnya Kembang Latar, buka lapangan pekerjaan seluas luasanya agar Wilayah Rempoa bisa lebih maju lagi dari sekarang," pungkasnya.
Dalam Pelantikan pengurus Kembang Latar Sektor Rempoa dan Tasyakuran berdirinya kota Tangerang Selatan, selain dihadiri oleh pendiri dan pengurus teras Kembang Latar tampak pula hadir pejabat Kabupaten Tangerang untuk memberikan selamat kepada Ahmad Mulyadi selaku ketua Kembang Latar Sektor Rempoa.Wahyu



Massa Kembang Latar padati wilayah Cireundeu
Jakarta, KL
Diposkan : Wahyu SPB

Ribuan Massa Ormas Kembang Latar padati sepanjang jalan Cireudeu, Tangerang propinsi Banten untuk menghadiri pelantikan ketua Sektor Cireundeu. Massa Yang berdatangan dari berbagai wilayah sejabotabek seakan ingin menunjukan eksistensi, rasa kekeluargaan dan kekompakan ormas yang dipimpin oleh Haji Bahyudin atau yang yang akrab disapa Haji Black.
Acara pelantikan yang dihadiri oleh pihak Polsek, kodim dan Lurah Cireundeu H. Chairul Marzuki dibuka langsung oleh H.Bahyudin Ketua Umum Kembang Latar. H.Bahyudin mengatakan bahwa ormas yang dipimpinnya ini sudah memiliki hampir 30 sektor Sejabotabek. Dari setiap sektor yang ada menurut H. Bahyudin hampir keseluruhannya dikelola secara baik dan dapat dipertanggung jawabkan. Bahkan kader kader Kembang Latar yang kini banyak mejadi Calon anggota Legislatif meiliiki peluang yang cukup besar. Akan tetapi H.Bahyudin berharap kedepan jika para Kader Kembang Latar ada yang terpilih menjadi anggota Dewan agar tidak melupakan dengan apa yang namanya tugas sebagai pelayan masyarakat. Menurutnya membantu segala kekurangan yang dibutuhkan oleh masyarakat adalah wajib hukumnya.
"Membantu mereka yang dilanda kemiskinan dan berbagai kesulitan hidup lainnya itu sangat penting. Sebab, pemimpin (harus) datang pada saat rakyat membutuhkan bantuan dan pertolongan, bukan hanya berdasarkan kemauan dari sang pemimpin. Janganlah rakyat hanya dikerahkan dan diarahkan sesuai dengan keinginan dan kepentingannya," katanya.
Di alam demokrasi seperti dewasa ini, menurutnya, hal yang demikian tidak mungkin terjadi lagi. "Rakyatlah yang menentukan siapa yang akan menjadi pemimpin, bukan sebaliknya," ujar Ketua Umum Kembang Latar ini kepada SPB.
Sementara itu, kepada masyarakat yang dipimpin, demikian H. Bahyudin, juga harus rela berkorban dengan memberikan dukungan dan doa kepada para pemimpinnya. "Ini penting, agar mereka senantiasa berjalan di atas landasan yang benar serta mampu menghasilkan keputusan keputusan dan kebijakan kebijakan yang berpihak kepada kepentingan dan kesejahteraan seluruh rakyat," katanya.
Ia menambahkan, alangkah indahnya kehidupan bangsa dan negara apabila hubungan antara pemimpin dengan yang dipimpin berjalan secara harmonis. "Mereka saling memberi dan menerima, saling mendukung dan mendoakan. Sehingga tidak hanya terjadi hubungan yang bersifat kontrak politik belaka, melainkan hubungan yang bersifat spiritual dan kemanusiaan," ujarnya. Pengamalan nilai nilai pengorbanan seperti itulah, menurutnya, yang akan mengantarkan bangsa, menuju terwujudnya negara adil, makmur dan sejahtera.
Acara pelantikan tersebut tampak pula kader kader kembang Latar yang menjadi caleg DPRD seperti Muhammad Faisal caleg Dapil Jakarta Selatan dari Partai Golkar yang juga ketua KNPI Jakarta Selatan, Ruslan Amsyari sekjend Kembang Latar yang menjadi caleg dari Partai demokrasi Pembaruan (PDP) dan calon Senator atau calon anggota DPDdari pemilihan Jakarta Vivie Effendi. Sayangnya salah satu pengurus teras Kembang Latar Presada Giting yang menjadi caleg dari Partai Patriot tidak tampak hadir. Selain itu Kusmayadi Caleg partai Patriot yang akan bertarung pada pemilihan anggotan DPRD Kabupaten Tanggerang tampak ikut Hadir dalam acara tersebut.
Kembang Latar yang merupakan ormas di Jadodetabek sudah mempunyai banyak pengikut contohnya saja di Jakarta Selatan yang sudah memiliki KTA saja sudah berjumlah lebih dari 10.000 anggota. Jumlahnya semakin bertambah banyak pada saat pemilihan calon DPD di DKI Jakarta Kembang Latar mendukung calon nya Ibu Vivi Effendi dan suara yang tergalang cukup signifikan yaitu 87, 000 dan mendapatkan urutan no 7 pada pemilu tahun 2004 lalu. H.Bahyudin menjelaskan bahwa Kembang Latar ini berbeda dengan Bamus yang ada di tanah Betawi. Organisasi ini adalah organisasi multi etnik dan multi agama.
Haji Bahyudin yang juga Ketua Umum dari Kembang Latar mengatakan bahwa jika seandainya kader kadernya menjadi anggota legislatif, mereka diharapkan untuk tidak lupa diri, mawas diri, istilahanya jangan lupa kacang sama kulitnya. " Jangan sampai mereka lupa sama rumahnya sendiri, mereka berangkat dari mana. Mereka semua ini adalah kader kader terbaik dari kembang latar. Kembang Latar Juga tidak meminta komitmen apa apa ataupun kontribusi jika mereka akhirnya menjadi anggota legislator, yang kami minta bekerjalah untuk rakyat dengan sunguh sungguh, jangan khianati suara rakyat," ungkapnya.
Sementara itu Lola Hadi Ketua Kembang Latar sektor Cireundeu yang baru saja dilantik mengatakan bahwa kepercayaan yang sudah diberikan kepadanya baik dari para pengurus pusat dan rekan rekan seperjuangan akan dijaga dengan baik. " Saya akan menjaga nama baik dan keharuman organisasi Kembang Latar," tandasnya kepada KL.com disela sela acara pelantikan tersebut.
Lola Hadi menambahkan organisasi tidak akan kuat tanpa ada kepercayaan, kekompakan dan kekeluargaan, hal tersebut menurutnya adalah hal yang paling utama demi menjaga keutuhan sebuah organisasi selain melakukan pengkaderan pada tingkat arus bawah. Lola membantah jika acara pelantikan sektornya adalah sebuah show of force dengan menunjukan kekuatan massa. "Seperti inilah Kembang Latar, dimana ada kegiatan hampir seluruh anggota Kembang Latar hadir, ini belum ada setengahnya yang hadir jika seluruh anggota, pengurus dan simpatisan Kembang Latar Hadir, bisa tidak muat Cireundeu Tanggerang ini oleh luberan massa, kelakarnya. Wahyu SPB


Korban Situ Gintung Kekurangan Air Bersih

Sabtu, 28 Maret 2009 | 12:29 WIB

TEMPO Interaktif, Tangerang: Korban jebolnya tanggul Situ Gintung saat ini membutuhkan air bersih dan obat-obatan. "Anti biotik, obat demam dan air bersih sangat kurang," ujar Yopie, koordinator organisasi kemasyarakatan Kembang Latar yang membuka posko dilokasi bencana hari ini .

Menurutnya, saat ini tercatat 500-600 korban yang terpaksa mengungsi ke rumah-rumah penduduk yang tidak rusak terhempas luapan air tanggul. Kondisi pengungsi banyak dalam keadaan depresi karena kehilangan sanak saudara dan tempat tinggal. "Mereka ditangani tim medis yang ada diposko kesehatan," kata Yopie.

Setidaknya puluhan rumah di RT 01, RT 02 dijadikan tempat mengungsi para korban bencana tanggul jebol. "Kami juga membutuhkan pakaian ganti dan pakaian sekolah buat anak-anak kami," ujar salah seorang pengungsi dengan wajah sedih.

Joniansyah











VIVAnews - Palang Merah Indonesia (PMI) menyatakan proses evakuasi para korban ambrolnya tanggul Situ Gintung dihentikan sementara mulai pukul 23.00 WIB, karena kondisi dan situasi yang tidak memungkinkan.

Menurut Hakim, salah seorang anggota PMI di posko gedung Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Ahmad Dahlan, Jumat malam, 27 Maret 2009, proses pencarian dan evekuasi akan dilanjutkan pada Sabtu pagi pukul 07.00 WIB.

Sementara itu, berdasarkan pantauan VIVAnews, meski saat ini evakuasi dan pencarian para korban dihentikan, beberapa bantuan terus berdatangan dan sejumlah petugas Polisi juga berjaga-jaga di sekitar Tempat Kejadian Perkara.

Bahkan sampai saat ini, beberapa posko dari barbagai partai politik dan organisasi masyarakat juga didirikan di sekitar terjadinya bencana. Posko itu diantaranya dari Partai Keadilan Sejahtera, Partai Gerindra, dan Partai Hanura.

Selain dari parpol, Aksi Cepat Tanggap (ACT), Dompet Dhuafa, dan Kembang Latar (organisasi pemuda) juga ambil bagian untuk memberikan bantuan kemanusiaan.




BAKSOS RAPI Lokal 6, Jakarta Timur

Posted by digitalmbul on 4/06/09 • Categorized as Headline, Lainnya

Kami dari RAPI Lokal 6 Jakarta Timur, telah melakukan bakti sosial untuk korban air bah di situ gintung. Kegiatan ini sengaja kami pending beberapa waktu, mengingat telah banyaknya bantuan yang telah disalurkan.Bantuan yang kami serahkan tidak terlalu banyak, hanya beberapa dus Indomie, Aqua, makanan kecil, dan pakaian layak pakai.

Bergerak dari Tamini Square pada pukul 09.00, dengan menggunakan 3 mobil, yang di ikuti oleh,

1. JZ09HLE
2. JZ09IBM
3. JZ09GXL
4. JZ09IFU
5. JZ09IHR
6. CA Rais

dan beberapa rekan lainnya, kami melewati tol outer ring road, menuju gintung, ditengah jalan, kami juga 10-25 dengan JZ09EKM dan JZ09EEU, juga turut menyemangati kegiatan saat ini. Dan kami keluar di pintu tol Pondok Indah, langsung ke kiri melewati terminal lebak bulus, dan menuju ke situ gintung. Pagi itu, jalanan cukup kondusif, sehingga waktu tempuh kami tidak terganggu dalam perjalanan kesana.

Di dekat lokasi, JZ09HLE berpindah kendaraan, karena kebetulan membawa anak dan istri, mengingat suasana bencana sangat tidak baik untuk anak kecil, diputuskan untuk mengantar ke rumah orang tua di Kertamukti. Kendaraan yang diikuti adalah kendaraan milik JZ09IBM, dan mulai menuju lokasi. Miskomunikasi sempat terjadi, karena kami terlalu cepat berbelok di salah satu gang, sehingga kami memutuskan untuk memutar, dan masuk ke lokasi, tepat di tempat kejadian. Situasi di dalam pun lumayan padat, ternyata di dalam masih banyak wisatawan berbaur dengan para relawan dengan berbagai macam seragam, bahkan sebagian besar dari seragam-seragam tersebut terlihat “milltary wannabe”.

Posko yang kami tuju adalah posko rekan kami organisasi lokal di daerah tersebut yaitu Kembang Latar, mengingat, sebagian besar dari mereka adalah warga sekitar, dan juga banyaknya oknum yang mengaku korban untuk meminta jatah bantuan dari posko-posko yang ada. Sempat terlewat, tapi akhirnya kami parkir tepat di depan posko tersebut. Dan bantuan pun akhirnya di berikan kepada pihak Kembang Latar. Dan JZ09IBM berpesan, untuk selalu berkoordinasi untuk bantuan yang diperlukan dalam 2-3 bulan kedepan, dengan harapan, kami dari Wilayah Jakarta Timur bisa turut sedikit membantu.

Acara termasuk singkat, karena kami hanya memberikan bantuan, lalu kami melanjutkan perjalanan, dengan sedikit berkeliling melihat tempat kejadian, kegiatan tersebut tidak sampai memakan waktu lebih dari 30 menit. Karena terlalu banyak masyarakat di lokasi, kami tidak ingin mengganggu aktivitas para pengungsi.




GMD Dukung Ayi, Kembang Latar Lirik Airin
15 Feb 2010

* Indo Pos
* Nasional

TANGSEL-Konstalasi politik jelang Pilkada Tangsel yang akan dihelat Oktober 2010 mendatang mulai memanas. Kemarin, dua kandidat yang diisukan menjadi bakal calon mulai unjuk kekuatan melalui elemen ormas. Bertempat di aula Universitas Terbuka, Kecamatan Pamulang, 54 elemen masyarakat termasuk organisasi massa mendeklarasikan dukungan kepada bakal calon walikota. Ayi Ruhitat yang saat ini menjabat sebagai Staff Ahli Pjs Walikota Tangsel untuk maju dalam perhelatan Pilkada mendatang. Beberapa organisasi yang memberikan dukungan diantaranya Fron Betawi Rcmpug (FBR), Gerakan Muda Demokrat (GMD). Pesat, Gerimis, Gempar dan 15 majelis Taklim dari 7 kelurahan.

Ketua DPC Gerakan Muda Demokrat Kota Tangsel. Bayu kepada INDOPOS menjelaskan pihaknya memberikan dukungan penuh untuk tampilnya Ayi Ruhiyat. Dikaitkan dengan dukungan GMD juga arah politik dari DPC Partai Demokrat, Bayu menjelaskan belum ada keputusan politis ke arah tersebut.

"Kami melihat Ayi salah satu kandidat yang memang profesional. Ayi sudah menjabat menjadi birokrasi selama 32 tahun, jadi kami melihat Ayi sudah cukup memiliki pengalaman. Dukungan GMD tidak berkaitan dengan arah politik DPC Demokrat," ujar Bayu yang juga Ketua Elemen Gerimis. Alas dukungan dari elemen masyarakat ini. Ayi Ruhiyat mengaku makin optimis untuk tampil sebagai calon. Menurutnya dukungan ini merupakan bagian dari aspirasi masyarakat. Karenanya, Ayi tidak akan mundur untuk tampil. "Terlepas dari tekanan yang saya tenma. Saya akan tetap

tampil. Ini merupakan salah satu amanah dari pendukung yang harus saya realisasikan," kala Ayi yang mengaku dirinya saat ini belum memutuskan untuk menggandeng siapa bakal calon wakil walikota. Terpisah pada pengukuhan pengurus Kembang Latar sektor Pamulang Timur yang dipusatkan di Lapangan Poropika Kelurahan Pamulang Timur, Kecamatan Pamulang kemarin, terlihat hadir Airin Rachmi Diany yang juga diisukan bakal tampil dalam Pilkada Tangsel. Meski begitu, Sekjen DPP Kembang Latar, Rahmat Edi. SE membantah kehadiran Airin dalam deklarasi sebagai bentuk dukungan terhadap Airin.

"Ibu Airin hanya undangan. Kembang Latar belum menentukan sikap. Kembang Latar akan mendukung calon yang memang memiliki visi dan misi yang dapat memajukan masyarakat Tangsel," kata Edi. Pandangan Edi, siapapun calon yang akan tampil baik laki-laki maupun perempuan. tidak menjadi masalah. Hanya saja, yang terpenting adalah visi dan misinya sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Airin kepada INDOPOS menggambarkan tidak ada masalah apakah laki-laki atau perempuan yang akan tampil. Terpenting perempuan yang akan tampil memiliki kemampuan dan konsep yang terarah dalam membangun Kota Tangsel. Airin sendiri saat ini mengaku belum terfikir untuk mendeklarasikan din untuk tampildi Pilkada Kota Tangsel. "Kalau dek.dan siapa pasangan saya nanti saja. Saat im terpenting berbuat untuk rakyat," kilah Amn.

Usai Airin pergi meninggalkan lokasi bersama dengan tamu undangan lain. Antara lain, KH Zacnudin MZ. Asda I Kola Tangsel A Ahadi dan beberapa pengurus Kembang Latar, terlihat tim Airin Rachmi Diany, membagi-bagikan kalender yang mcmampang foto Amn Rachmi Diany. "Lumayan buat tanggalan di rumah." kata salah satu warga yang mendapat kalender, (kin i)



TANGSEL POS

Pengurus Kembang Latar PAMTIM Dilantik

PAMULANG, TAPOS, Pengurus baru Kembang Latar Sektor 34 Kelurahan Pamulang Timur, Kecamatan Pamulang Kota Tangerang Selatan dilantik, kemarin (14/10). Acara pelantikan berlangsung di Lapangan Propika, pada pukul 11.00 WIB. Ketua Kembang Latar Sektor 34 Pamulang Timur, Bonen mengatakan, Kembang Latar diharapkan bisa menjadi wadah untuk mengurangi pengangguran. Soalnya, Kembang Latar mengedepankan pelatihan kadernya untuk bergelut dibidang usaha, sosial, lingkungan, seni dan budaya. Sementara itu, H. Bahyudin Ketua Umum KL berharap kedepannya para anggota KL lebih baik dan dapat mengembangkan organisasi. Saat ini KL sedang mengembangkan sayap diwilayah jabodetabek khususnya Tangsel, yang sebentar lagi akan melaksanakan pilkada, diharapkan KL mampu menyukseskan pilkada.

Sementara Rachmat Edi Sekjen KL Jabodetabek mengatakan, event seperti ini merupakan ajang silaturahmi. Untuk diketahui, acara tersebut dihadiri Airin Rachmi Diany, Jajaran Asisten Daerah (Asda) I Kota Tangsel Ahadi, Camat Pamulang, Lurah Pamulang Timur, Kapolsek Metro Pamulang, Kepala PMI Tangsel, dan disuguhkan dengan siraman rohani oleh penceramah kondang KH. Zainuddin MZ. Dalam acara tersebut Ahadi berharap, KL mempunyai segudang kegiatan yang positif dan dapat bersinergi dengan Pemkot Tangsel.

Anda sedang membaca artikel/Berita tentang Berita Seputar Kembang Latar dan anda bisa menemukan artikel/Berita Berita Seputar Kembang Latar ini dengan url http://www.kembanglatar.org/2010/04/berita-seputar-kembang-latar_13.html,anda dapat menyebar luaskannya jika artikel/Berita Berita Seputar Kembang Latar ini sangat bermanfaat bagi anda,namun jangan lupa untuk meletakkan link Berita Seputar Kembang Latar sebagai sumbernya.

Artikel Terkait

Foto Kegiatan

Info Kembang Latar

More Article »

Gallery Foto

More Article »

Motto Kembang Latar

Berita Umum

More Article »

Counter