Patra M Zen "Advokat Bertugas Menegakkan Negara Hukum" | UU Tegaskan Advokat Tak Identik dengan Klien

Thursday, November 1, 2012 ·

Kritik terhadap Denny Indrayana datang bertubi-tubi. Pengacara kawakan Otto Cornelis Kaligis bahkan sampai melaporkan Wakil Menteri Hukum dan HAM itu ke Polda Metro Jaya atas tuduhan penghinaan kepada profesi advokat terkait pernyataannya di twitter yang menyebut “Advokat koruptor adalah koruptor.”

Pengacara Siti Hartati Murdaya, Patra M Zen, juga ikut mengomentari pernyataan kontroversial Denny. Ia mengingatkan, Pasal 18 ayat (2) UU Advokat menjamin bahwa dalam membela perkara klien, advokat tidak dapat diidentikkan dengan klien mereka.



Patra menjelaskan, fungsi advokat adalah menegakkan negara hukum, sementara ciri negara hukum antara lain adalah adanya kekuasaan kehakiman independen yang di dalamnya diperlukan profesi advokat. “Itulah gagasan pokok yang mendasari lahirnya UU Nomor 18/2003 tentang Advokat,” kata dia dalam rilis yang diterima VIVAnews, Jumat 24 Agustus 2012.

“Jadi kalau ada yang menyatakan seorang advokat sama dengan klien atau perkara yang dibelanya, jelas dia tidak memahami konsep negara hukum dan proses hukum yang adil,” ujar Patra.

Sementara soal pernyataan Denny yang menyebut “Advokat koruptor adalah penerima bayaran dari hasil korupsi,” Patra mengatakan advokat tidak semata-mata bekerja karena bayaran. “Dia wajib mengutamakan tegaknya keadilan, kebenaran, dan hak asasi manusia,” imbuh Patra.

Oleh karena itu pula, sambungnya, sebuah kantor hukum atau advokat idealnya memang tidak melulu memberi jasa hukum kepada klien yang punya uang, tapi juga berkontribusi pada peningkatan akses masyarakat terhadap keadilan.

“Caranya dengan melayani perkara-perkara pro-bono atau membantu keuangan Lembaga Bantuan Hukum yang memberikan bantuan hukum secara cuma-cuma,” kata Patra yang pernah menjabat sebagai Ketua Badan pengurus Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia periode 2006-2011.

Denny sendiri sebelumnya menegaskan tidak bermaksud menyerang profesi advokat melalui tweet-nya. “Seharusnya advokat membela klien dengan benar. Jika memang korupsi, katakan saja korupsi dengan jumlah uang sekian, lalu menyesal dan meminta keringanan hukuman. Jadi advokat bukannya membolak-balik definisi hukum untuk mengklaim kliennya tak bersalah. Sayangnya beberapa advokat kita justru merendahkan profesinya yang sangat terhormat itu,” ujar dia. (sumber : http://nasional.news.viva.co.id)

Anda sedang membaca artikel/Berita tentang Patra M Zen "Advokat Bertugas Menegakkan Negara Hukum" | UU Tegaskan Advokat Tak Identik dengan Klien dan anda bisa menemukan artikel/Berita Patra M Zen "Advokat Bertugas Menegakkan Negara Hukum" | UU Tegaskan Advokat Tak Identik dengan Klien ini dengan url http://www.kembanglatar.org/2012/11/patra-m-zen-advokat-bertugas-menegakkan.html,anda dapat menyebar luaskannya jika artikel/Berita Patra M Zen "Advokat Bertugas Menegakkan Negara Hukum" | UU Tegaskan Advokat Tak Identik dengan Klien ini sangat bermanfaat bagi anda,namun jangan lupa untuk meletakkan link Patra M Zen "Advokat Bertugas Menegakkan Negara Hukum" | UU Tegaskan Advokat Tak Identik dengan Klien sebagai sumbernya.

Artikel Terkait

Foto Kegiatan

Info Kembang Latar

More Article »

Gallery Foto

More Article »

Motto Kembang Latar

Berita Umum

More Article »

Counter