Mubes Bamus Betawi Ricuh | Pimpinan Sidang Tidak Bersepakat Mengenai Tata Tertib Pemilihan Ketua Umum

Tuesday, March 5, 2013 ·

Musyawarah Besar (Mubes) Badan Musyawarah Masyarakat (Bamus) Betawi yang berlangsung Jumat (1/3) hingga Minggu (3/3) gagal menghasilkan ketua umum (ketum) baru organisasi tersebut. Pasalnya, saat hari terakhir penyelenggaraan Mubes yang mengagendakan pemilihan ketua umum, ternyata berlangsung ricuh sehingga gagal memilih ketua umum Bamus periode 2013-2019.

Ketua Panitia Pengarah Mubes ke-VI Bamus Betawi, Arsani mengakui jika Mubes yang berlangsung selama tiga hari itu gagal memilih ketua umum periode 2013-2019 karena ricuh. Kericuhan terjadi karena adanya kesalahapahaman antar pimpinan sidang. "Betul ricuh, karena ada kekeliruan dari majelis sidang atau pimpinan sidang yang berjumlah lima orang," ujar Arsani, Senin (4/3).



Dikatakan Arsani, kelima pimpinan sidang tidak bersepakat mengenai tata tertib pemilihan ketua umum. Karenanya, untuk menentukan ketua umum Bamus Betawi periode 2013-2019, akan ditentukan oleh majelis tinggi dalam waktu selambat-lambatnya 30 hari.

Dalam Mubes yang berlangsung di Asrama Haji Pondokgede, peserta Mubes sepakat memilih Nachrowi Ramli menjadi Ketua Majelis Tinggi. "Peserta Mubes mengamanatkan Nachrowi Ramli menjadi Ketua Majelis Tinggi," katanya.

Sebelum memilih Ketua Umum Bamus Periode 2013-2019, Majelis Tinggi nantinya juga akan menetapkan sembilan anggotanya.

Menanggapi ricuhnya Mubes ke-VI Bamus Betawi, sejarawan dari Universitas Indonesia (UI), JJ Rizal menilai, saat ini, Bamus Betawi telah ditunggangi oleh elit politik, sehingga tidak lagi menyuarakan kepentingan masyarakat Betawi. "Berdirinya Bamus Betawi ini sebagai niat dan hasrat masyarakat Betawi memiliki institusi yang bisa mewakili kecerdasan berpolitik dan sosial," katanya.

Tak hanya itu, Rizal juga menuturkan, hendaknya Bamus Betawi bisa menyerap keinginan Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo yang menginginkan Betawi harus menjadi tuan rumah bagi kebudayaan di Jakarta. "Pak Jokowi kan selalu bilang jargon Jakarta identik dengan Betawi. Itu yang harus ditangkap dan direalisasikan," tandasnya. 

Anda sedang membaca artikel/Berita tentang Mubes Bamus Betawi Ricuh | Pimpinan Sidang Tidak Bersepakat Mengenai Tata Tertib Pemilihan Ketua Umum dan anda bisa menemukan artikel/Berita Mubes Bamus Betawi Ricuh | Pimpinan Sidang Tidak Bersepakat Mengenai Tata Tertib Pemilihan Ketua Umum ini dengan url http://www.kembanglatar.org/2013/03/mubes-bamus-betawi-ricuh-pimpinan.html,anda dapat menyebar luaskannya jika artikel/Berita Mubes Bamus Betawi Ricuh | Pimpinan Sidang Tidak Bersepakat Mengenai Tata Tertib Pemilihan Ketua Umum ini sangat bermanfaat bagi anda,namun jangan lupa untuk meletakkan link Mubes Bamus Betawi Ricuh | Pimpinan Sidang Tidak Bersepakat Mengenai Tata Tertib Pemilihan Ketua Umum sebagai sumbernya.

Artikel Terkait

Foto Kegiatan

Info Kembang Latar

More Article »

Gallery Foto

More Article »

Motto Kembang Latar

Berita Umum

More Article »

Counter